KPU Kota Kediri – Pada hari Rabu (14/10), pukul 10.00 WIB, KPU Kota Kediri yang diwakili oleh Reza Cristian (Divisi Hukum dan Pengawasan), Nasrudin (Divisi Perencanaan, Data dan Informasi), Nia Sari (Divisi Teknis Penyelenggaraan) hadir di kantor Bawaslu Kota Kediri, memenuhi undangan Rapat Kerja Bawaslu Kota Kediri yang bertema “Penyelesaian Sengketa Antar Peserta Pemilihan Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota”.

Materi dipaparkan oleh Yudi A Nugraha selaku Divisi Hukum, Sengketa dan Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Kediri, yang sebelumnya acara dibuka oleh Mansur, selaku Ketua Bawaslu Kota Kediri. Didampingi juga oleh Yusron, Divisi SDM Bawaslu Kota Kediri. “Rapat Kerja ini dimaksudkan guna menyamakan persepsi antara KPU dan Bawaslu Kota Kediri, guna menghadapi Pemilu maupun Pilkada mendatang, tentang Proses Sengketa Cepat”, terang Mansur.

Dalam Pemaparan materinya, Yudi menyampaikan tentang apa itu Proses Sengketa Cepat, Alur dari Proses Sengketa Cepat dan Bagaimana Penyelesaiannya.

Reza selaku Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Kediri mengatakan, “Kami KPU Kota Kediri sangat berterima kasih atas undangan dan diselenggarakannya kegiatan rapat kerja ini. Selain silahturahmi, juga bisa memperkuat sinergi antara KPU dan Bawaslu, khususnya di Kota Kediri”.
Nasrudin juga menambahkan, “Dengan acara seperti ini, kami bisa belajar banyak kepada Bawaslu tentang alur proses sengketa cepat dan bagaimana penyelesaiannya”.
“Materi yang disampaikan oleh Bawaslu ini, membuat kami (KPU) tidak hanya melulu masalah Tehnis dan Logistik Pemilu, tetapi menambah wawasan kami bagaimana permasalahan-permasalahan di lapangan yang bisa menjadi sengketa”, tambah Nia Sari.

Acara diakhiri pada pukul 11.30 WIB, dilanjutkan dengan diskusi santai mengenai kegiatan-kegiatan ke depan terutama tentang sinergi KPU dan Bawaslu dalam mensosialisikan Penyelenggaran Pemilu dan Pilkada di Kota Kediri. rz