KPU Kota Kediri – Jelang akhir tahun 2020 KPU Provinsi Jatim menyelenggarakan Rakor Evaluasi Keuangan terhadap pelaksanaan program dan anggaran 2020 yang dilaksanakan oleh 38 KPU Kab/Kota se Jatim. Kegiatan rakor evaluasi tahunan ini sudah menjadi agenda rutinitas yang diprogramkan KPU Prov. Jatim.

Namun karena masih dalam suasana pandemi covid-19, maka pelaksanaan Rakor “Pengelolaan Keuangan dan Pencatatan Persediaan Logistik Pemilihan Serentak 2020 serta Evaluasi Menghadapi Langkah-langkah Akhir Tahun 2020 dilaksanakan di dua tempat yaitu di Kab. Malang (2-4/11) dengan peserta 22 Satker dan sisanya 16 Satker termasuk KPU Kota Kediri mengikuti rakor bertempat di Kab. Pacitan (5-7/11). Rakor dihadiri Ketua KPU, Sekretaris, Kasubag Program dan Data, Bendahara dan Operator Pengelola Keuangan.

Acara Rakor Evaluasi Keuangan dibuka langsung oleh Choirul Anam Ketua KPU Jatim. Dalam sambutan dan pengarahannya Choirul Anam menekankan agar teman2 seluruh satker hati2 dan taat aturan dalam mengelola keuangan negara. “Kelola kegiatan dan keuangan dengan tertib administrasi, efektif, transparan, dan penuh tanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan. Jangan ada kegiatan fiktif dan mark up lagi, karena sudah tidak jamannya lagi,” demikian tekanya.
Selanjutnya Ketua KPU Jatim berharap agar seluruh peserta rakor memanfaatkan dan memaksimalkan pertemuan ini dengan sebaik2nya, untuk berdiskusi terkait pengelolaan anggaran APBN dan Hibah Pilkada Serentak 2020. Mengakhiri arahannya, Choirul Anam memberikan pesan agar teman2 menjaga soliditas di satker masing2, karena lembaga KPU dalam konteks pengambilan keputusan bersifat kolektif kolegial, mengambil kebijakan tidak oleh ketua saja tapi seluruh komisionernya punya andil dan punya hak yang sama, demikian ungkapnya.

Kemudian untuk materi teknis selanjutnya disampaikan oleh beberapa pemateri dari Biro Keuangan KPU RI, Kanwil DJPB dan KPU Prov. Jatim. Srt