KPU Kota Kediri– Hari ini Rabu (11 November 2020) KPU Goes to Campus agenda kegiatan KPU Kota Kediri kali ini diadakan di Universitas Nusantara PGRI Kediri. Dihadiri oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai jurusan dan tingkatan. Narasumber berasal dari KPU Kota Kediri adalah divisi Hukum dan Pengawasan Reza Cristian dan Ketua Bawaslu Kota Kediri Mansur,ST.

Dalam sambutan pembukaan Rektor UNP Dr. Zainal Afandi, M.Pd menyampaikan bahwa KPU Goes To campus ini merupakan sarana belajar bagi mahasiswa, terutama saat pelaksanaan pemilu Raya Mahasiswa. Dimana diketahui bahwa di UNP sendiri terdapat organisasi kemahasiswaan KPRM (Komisi Pemilihan Raya Mahasiswa) dan BPPRM ( Badan Pengawasan Pemilihan Raya Mahasiswa)yang bisa disebut sebagai miniatur penyelenggara pemilu di Indonesia. “Dengan adanya KPU Goes To Campus ini nanti KPRM dan BPPRM bisa melaksanakan pemilu raya dengan baik, menjadi pemilih yang cerdas ditengah maraknya peredaran berita hoaks di berbagai media,” sambut Zainal. Di lain pihak, Pusporini Endah Palupi dalam sambutannya menyampaikan tentang tujuan diadakannya KPU Goes To Campus, “ Sosialisasi tentang bagaimana menjadi pemilih yang baik perlu disampaikan sejak dini supaya masyarakat bisa memberikan hak suaranya dengan baik dan benar.”

Sebagai Narasumber Reza Cristian, SH lebih banyak menyinggung tentang apa itu Pemilu dan Pemilihan secara umum, perbedaannya serta aturan yang berlaku dalam pelaksanaany pemilu dan pemilihan. “Kami (KPU Kota Kediri) sebagai penyelenggara pemilu dan pemilihan wajib melaksanakan sesuai dengan aturan yang berlaku. Dan tentu saja apa ang kami kerjakan bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” Terang Reza Cristian. Disambung  oleh Ketua Bawaslu Kota Kediri, Mansur ST, “Tugas kami (bawaslu Kota Kediri) adalah mencermati, mengkaji, menilai kemudian melakukan tindakan terhadap pelaksaaan Pemilu ataupun Pemilihan. Baik terhadap penyelenggara maupun terhadap peserta. Setiap tahapan pemilu/pemilihan harus kami pastikan sesuai dengan peraturan, tidak ada pelanggaran.” Intinya KPU dan Bawaslu ini bekerjasama, bersinergi untuk menciptakan pemilu/pemilihan yang berkualitas. Salah satu hal yang menunjukkan bahwa suatu pemilu/pemilihan itu berkualitas adalah dengan adanya pemilih yang cerdas. Pemilih yang bukan asal pilih dan mengawal terus pilihannya.

Dalam diskusi, peserta terlihat sangat antusias, terlihat dari beberapa pertanyaan yang diajukan baik kepada KPU maupun kepada Bawaslu. Seperti pertanyaan yang diajukan oleh Novita yakni tentang bagaimana menghindari golput ketika tau bahwa calon yang ada tidak berkualitas.

Acara KPU Goes To Campus UNP ini dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan, para peserta wajib bermasker, pengecekan suhu tubuh dan pemakaian handsanitizer sebelum memasuki ruangan serta posisi duduk yang berjarak. nhi