KPU Kota Kediri– Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Coirul Anam mengatakan bahwa PPID merupakan salah satu bagian dari KPU yang berfungsi untuk melayani masyarakat terkait keterbukaan informasi. Hal ini disampaikan saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Penguatan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) yang digelar oleh KPU Provinsi Jawa Timur di Mojokerto. Hadir pada rapat Koordinasi tersebut Komisioner dan Kasubag Teknis Hupmas KPU Kabupaten Kota se-Jawa Timur. KPU Kota Kediri diwakili oleh Wahyudi Komisioner Divisi SDM parmas dan Arif Suryawan Kasubag TekHup.

Choirul Anam juga menyampaikan bahwa KPU RI baru saja memperoleh penghargaan tertinggi terkait keterbukaan informasi publik dari Kementerian Hukum dan  Ham  sebagai anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional terbaik I Tahun 2020. ” KPU RI baru saja  terima penghargaan tersebut dan ini bukti KPU melayani masyarakat” kata Anam.

Keterbukaan informasi di KPU memang berkembang sangat pesat melalui JDIH, PPID, Sistem Informasi Pencalonan, Sistem Informasi Penghitungan Suara dan masih banyak lagi sistem informasi lain yang dipunyai KPU RI. Pada Pemilihan Serentak Lanjutan 2020, KPU RI akan menggunakan E-Rekap yang prosesnya dari TPS. “Hasil Pemilihan Serentak 2020, dua atau tiga jam pasca selesainya penghitungan suara dimungkinkan hasilnya bisa dilihat oleh masyarakat, KPU menggunakan E-Rekap yang diawali dari unggah dokumen oleh KPPS selanjutnya diproses di server KPU dan dipublish hasil penghitungan suaranya” kata Choirul Anam.

KPU Provinsi Jawa Timur menggelar rapat koordinasi Penguatan PPID dalam rangka menyamakan persepsi dan mempersiapkan PPID yang berkualitas di tahun 2021. Rakor yang digelar 2 hari (26/27) sebagai narasumber selain Komisoner KPU Jawa Timur Divisi Parmas (Gogot CB) dan Komisioner KPU RI Divisi Parmas (Raka Dewa) melalui zoom meeting. Yud