KPU Kota Kediri – Dalam pelaksanaan Bimbingan Teknis Penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan Triwulan IV bertempat di Aula Tengger Kantor Bupati Probolinggo yang dilaksanakan hari ini (1/12), Divisi Perencanaan dan Data KPU Provinsi Jawa Timur, Nurul Amalia menekankan pelaksanaan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan tetap harus dilaksanakan oleh KPU Kabupaten/Kota.

“Tahun 2021 akan ada sejumlah perubahan dalam pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, karena nanti akan banyak KPU Kabupaten/Kota yang sudah selesai melaksanakan Pilkada, sehingga nanti akan lebih seragam lagi” ungkapnya.

Nurul Amalia menyatakan memang dalam pelaksanaan ini ada kendala koordinasi yang dihadapi KPU Kabupaten/Kota dengan sejumlah instansi terkait, namun ada juga sejumlah daerah yang bisa memeroleh data untuk dijadikan sumber pemutakhiran, sehingga daerah lain bisa meniru pendekatan yang dilakukan, misalnya dengan menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah untuk menggunakan data kependudukan yang dikelola oleh Desa/Kelurahan. Selain itu, sejumlah pendekatan lain dengan bekerjasama dengan sekolah, kampus maupun instansi lainnya juga perlu dilakukan untuk menggali lagi sumber data pemutakhiran data pemilih ini.

Pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan ini memang diakui oleh Nurul Amalia memerlukan payung hukum yang lebih kuat lagi berupa Peraturan KPU. Sehingga diharapkan, KPU RI bisa segera menerbitkan regulasi tersebut.

Untuk KPU Kota Kediri yang hadir dalam acara tersebut adalah Nasrudin (div. data dan Informasi), Annisa Dyah Kusuma (kasubbag Program Data), dan Imam subkhi (Operator Sidalih). Nasr-Subuh