KPU Kota Kediri– Gambaran umum hasil evaluasi atas penyerapan anggaran Satuan Kerja Tahun 2021 diwilayah mitra kerja KPPN Type A Kediri pada Triwulan III 2021 s/d bln. Agustus 2021 menunjukkan bahwa prosentase penyerapan anggaran beberapa Satker masih belum maksimal dari yang ditargetkan sebesar 70%.

KPPN Kediri Jumat (17/9/2021) melalui video conference menggelar “Sosialisasi Akselerasi Belanja Satker K/L ; PMK No. 97/PMK.05/2021 tttg Perubahan atas PMK No. 196/PMK/05/2018 ttg. Tata Cara Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah ; PMK No. 110/PMK.05/2021 ttg. Tata Cara Penetapan Maksimum Pencairan PNBP dan Perdirjen Perbendaharaan No. PER-08/PB/2021 ttg. Juknis Penetapan Maksimum Pencairan PNBP secara elektronik dengan mengundang Tim Pengelolaan Keuangan Satker. Hadir dari KPU Kota Kediri Sekretaris bersama Tim Pengelola Keuangan.

Dalam sambutan arahannya, Surahmat Lubis Kepala KPPN Kediri berharap dengan telah dikeluarkannya PMK dan Perdirjen Perbendaharaan tersebut, seluruh Satker segera menindaklanjuti dan melaksanakan. KPPN Kediri berkomitmen akan selalu mendorong dan mengawal agar seluruh satker segera melaksanakan. Kemudian Zaenal selaku narasumber dari KPPN Kediri menyampaikan informasi bahwa dari evaluasi postur penyerapan anggaran Satker di Triwulan III dari target 70% namun belum tercapai, maka dalam rangka mendorong realisasi dan akselerasi belanja, maka perlu langkah2 strategis untuk melaksanakan percepatan penyerapan anggaran. Apakah melalui revisi atau optimalisasi kegiatan.
Karena Triwulan III hampir selesai, maka apabila realisasi anggaran kurang dari target, memproyeksikan penyerapan anggaran di Triwulan IV yang maksimal, demikian ungkapnya. srt