Kediri– KPU Kota Kediri, (30/09) kembali menggelar rapat pleno pemutakhiran data pemilih berkelanjutan di RPP Kilisusi KPU Kota Kediri. Dalam rapat yang dilaksanakan secara hybrid tersebut, dihadiri oleh seluruh Komisioner KPU Kota Kediri, Bawaslu, Kepala Kesbangpol Kota Kediri dan Perwakilan Dispendukcapil Kota Kediri secara luar jaringan. Sedangkan partai politik, Polres, Kodim, Kantor Kementerian Agama, Sekolah Menengah, dan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur secara dalam jaringan.

Dalam Pleno tersebut, KPU Kota Kediri memaparkan jumlah potensi pemilih baru yang dimutakhirkan adalah sebanyak 2.567 pemilih dari bulan Juli-September 2021. Sedangkan Pemilih yang dinyatakan tidak memenuhi syarat lagi sebagai pemilih sebanyak 1.331 pemilih. Sehingga Jumlah Pemilih di Kota Kediri pada rekapitulasi bulan September 2021 sebanyak 208.020 pemilih.

Dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan, KPU setidaknya mendapat masukan dari sejumlah pihak yang secara rutin mengirimkan data seperti Bawaslu Kota Kediri, Dukcapil Kota Kediri, Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Kota Kediri, serta sejumlah pihak lainnya.

Pada Pleno hari ini, Mansur, Ketua Bawaslu Kota Kediri mengharapkan sejumlah pihak khususnya partai politik di Kota Kediri bisa turut aktif dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan ini. “Partai politik akan mendapat manfaat yang besar dalam pemutakhiran daftar pemilih berkelanjutan, karena akan terdeteksi seberapa besar penambahan dan pengurangan anggota parpol” ungkap Mansur.

Sementara itu, Nasruddin, Divisi perencanaan Data dan Informasi KPU Kota Kediri menyatakan hingga saat ini masih minim partisipasi dari masyarakat dalam proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan. Diharapkan, dengan koordinasi dan sejumlah pihak, kedepan bisa lebih maksimal dalam prose pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Diakhir acara, serah terima Berita Acara Pleno antara KPU Kota Kediri dengan Bawaslu Kota Kediri. Sedangkan untuk undangan yang hadir dalam jaringan Berita Acara akan dikirimkan. sub