KPU Kota Kediri – Agenda kegiatan audiensi KPU Kota Kediri ke partai politik di Kota Kediri yang sempat tertunda karena PPKM, kembali dilanjutkan hari ini Rabu (13/10). Kali ini KPU Kota Kediri berkunjung ke DPC Partai Hanura Kota Kediri yang beralamatkan di Jl. Sriwijaya Kota Kediri.

Kedatangan Komisioner beserta Sekretaris KPU Kota Kediri disambut oleh Pengurus (Ketua, Sekretaris dan Bendahara) serta Pengurus tingkat kecamatan Partai Hanura. Setelah menyampaikan tujuan kedatangan, Pusporini Endah Palupi Ketua KPU Kota Kediri memperkenalkan rombongan dari KPU Kota Kediri yang hadir pada kegiatan tersebut. Dimulai dari divisi Teknis Penyelenggaraan Nia Sari yang menjelaskan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh divisinya, secara bergantian komisioner yang hadir menjelaskan masing masing kegiatannya.

Dalam penjelasannya Nia Sari menyinggung penggunaan Si Rekap dalam pelaksanaan Pemilihan 2024, dimana dengan aplikasi ini terbukti lebih mudah, cepat dan akurat karena data perolehan suara langsung terekam dari tingkat TPS. “Dengan Si Rekap, dipastikan data perolehan suara tidak bisa dimanipulasi, karena data yang diinput berupa foto langsung hasil rekap di TPS,” terangnya. dilanjutkan dengan divisi Hukum dan Pengawasan yang memperkenalkan website dan medsos JDIH KPU Kota Kediri yang memuat berbagai produk hukum yang berkaitan dengan pemilu dan pemilihan baik di tingkat Pusat (KPU RI) maupun di tingkat Kab/Kota (KPU Kota Kediri). “Jika bapak/Ibu menginginkan informasi mengenai peraturan kepemiluan bisa langsung mengunjungi laman JDIH KPU Kota Kediri, disana disajikan lengkap dan selalu update,” jelas Reza.

Tanggapan dari Partai Hanura sendiri mengenai kedatangan KPU Kota Kediri, mereka mengaku senang dan menyambut dengan tangan terbuka. “Kegiatan seperti ini memang perlu dilakukan oleh penyelenggara pemilihan (KPU) supaya terjalin hubungan yang harmonis dengan peserta pemilihan (partai politik. Banyaknya perubahan peraturan, maka KPU harus sering berkomunikasi/bersosialisasi dengan parpol supaya parpol juga update terhadap peraturan yang baru,” harap Ahwing Maharaya pengurus DPC Partai Hanura Kota Kediri. Ditambahkan oleh Ketua Partai Hanura Kota Kediri Bambang Giantoro bahwa selain persoalan komunikasi, persoalan lain yang bisa menyebabkan permasalahan adalah data pemilih. “Data pemilih ini sangat krusial, maka dari itu KPU juga harus selalu memutakhirkan data pemilih ini,” imbuh Bambang.

Pertemuan kemudian ditutup dengan harapan dari KPU Kota Kediri yang disampaikan oleh Pusporini supaya Partai Hanura bisa benar benar mempersiapkan diri dalam pelaksanaan pemilihan 2024 nanti. Pusporini meminta agar partai Hanura memperhatikan data anggotanya, data kantor, keterwakilan perempuan dsb. acara dakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan Buku laporan Rekapitulasi hasil Penghitungan Perolehan suara Pemilihan Umum Anggota DPRD Kota Kediri tahun 2019 kepada Partai Hanura. nel