KPU Kota Kediri – Rabu(24/11) KPU Kota Kediri menghadiri Sharing Experience Penggunaan Sirekap Pada Pemilihan Tahun 2020. Diikuti oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Dibuka dengan arahan Evi Novida Ginting Manik (Anggota KPU RI) tepat Jam 13.30 WIB beliau menyampaikan bahwa pengalaman yang dialami KPU Provinsi maupun KPU Kabupaten/Kota yang telah menggunakan Sirekap ini diharapkan bisa menjadi evaluasi agar kedepannya kita tahu hal-hal teknis operasional apa yang harus dilakukan dan dipersiapkan dalam menggunakan Sirekap pada Pemilu dan Pemilihan tahun 2024.”

Hasil tangkap layar peserta webinar Sharing Experience penggunaan SIREKAP pada pemilihan 2020 (24/11)

Sesi kali ini menghadirkan 3 narasumber yakni Divisi Teknis KPU Kabupaten Gowa, Divisi Teknis KPU Kabupaten Tabanan, dan Divisi Teknis KPU Kabupaten Indramayu.
Divisi Teknis KPU Kabupaten Gowa pada kesempatan pertama menyampaikan bahwa kendala terbesar dalam penggunaan Sirekap adalah terdapat 8 kecamatan yang sebagian desanya tidak memiliki jaringan internet. Untuk mengatasi hal tersebut, diawal persiapan mereka membuat pemetaan daerah jaringan internet serta menentukan titik poin upload bagi desa dengan TPS yang tak memiliki jaringan internet. Hal lain yang dilakukan adalah selalu berkoordinasi dan melibatkan Bawaslu dalam usaha upload sirekap supaya langkah-langkah yang diambil dapat diketahui oleh Pengawas. Mereka juga melibatkan saksi agar tidak ada kecurigaan dan bisa dipertanggungjawabkan.
Selanjutnya pada kesempatan Divisi Teknis KPU Kabupaten Tabanan menuturkan bahwa kendala yang dialami yakni kurangnya anggaran pengadaan simulasi penggunaan Sirekap serta proses aktivasi yang melibatkan aplikasi yang tidak familiar oleh para operator sirekap TPS hal ini membutuhkan waktu yang lama dalam proses aktivasinya. Kendala berikutnya tentu saja adalah spek smartphone dari beberapa operator yang tidak terlalu kompatibel dengan aplikasi sirekap sehingga kadang memakan waktu yang tak sedikit dalam proses aktivasi.

Senada dengan Divisi Teknis KPU Kabupaten Tabanan pada kesempatan ketiga Divisi Teknis KPU Kabupaten Indramayu menuturkan aktivasi Sirekap yang tidak mudah, aplikasi Telegram yang masih asing, hingga perangkat yang tidak standar memakan waktu yang cukup lama dalam memberi pemahaman kepada para operator. Untuk menyelesaiakannya, Tim SIREKAP KPU Kabupaten Indramayu melakukan bimtek langsung kepada seluruh TPS dan mempercayakan instalasi Sirekap TPS oleh Tim SIREKAP KPU Kabupaten Indramayu.

Dalam diskusi penutupnya Evi Novida Ginting menyampaikan bahwa sharing experince ini diharapkan dapat bermanfaat bagi persiapan menjelang Pemilu dan Pemilihan tahun 2024 sebab dari sini kita tahu macam-macam penyikapan dari KPU Kab/Kota dapat menjadi referensi yang bagi KPU Kab/Kota lain pada pemilu/pemilihan 2024. Ars